[TUTORIAL] Sharing Repositori Ubuntu

April 3, 2011 § Tinggalkan komentar

Pernah suatu ketika keponakan saya yang masih duduk di kelas 3 SMP meminta saya untuk menghubungkan komputernya dengan komputer milik saya karena dia ingin menginstal beberapa aplikasi untuk sistem operasi Ubuntu yang terinstal di komputernya. Kenapa dia minta dihubungkan dengan komputer saya? Tentu saja karena saya memiliki repositori Ubuntu 10.10 (Maverick Meerkat) yang tersimpan di harddisk saya. Memang cukup memakan ruang harddisk (sekitar 33 GB), tapi berbagai pekerjaan dan kebutuhan saya sangat terbantu dengan adanya repositori ini.

Konfigurasi Server

Langkah pertama yang harus kita lakukan adalah membuat jaringan ad-hoc (tutorial membuat jaringan ad-hoc sudah pernah saya berikan di postingan sebelumnya). Kemudian pastikan webserver juga sudah terinstal di komputer kita (tutorial menginstal webserver juga sudah pernah saya berikan di posting sebelumnya), kebetulan webserver yang saya install adalah webserver Apache. Setelah dua hal ini kita lakukan, langkah selanjutnya yang akan kita lakukan adalah mengkonfigurasi webserver Apache supaya mengarah pada lokasi dimana repositori kita berada.

Buka terminal, kemudian ketikkan perintah:

sudo gedit /etc/apache2/sites-available/default

Masukkan password jika diminta. Secara default Apache akan merujuk ke direktori /var/www. Yang perlu kita lakukan adalah mengganti path direktori dari direktori default ke path dimana repositori kita berada. Misalkan di komputer saya lokasi repositori berada di /media/DIKIPEDIA/maverick maka yang harus saya lakukan adalah mengganti tulisan /var/www menjadi /media/DIKIPEDIA/maverick.

Setelah berhasil diganti, kemudian simpan file tersebut, lalu tutup aplikasi. Masih berada di terminal, kita restart webserver dengan perintah

sudo /etc/init.d/apache2 restart

Baru kemudian webserver kita secara default akan mengarah ke lokasi dimana repositori kita berada. Konfigurasi di sisi komputer server sudah selesai.

Konfigurasi Klien

Pada dasarnya, konfigurasi di komputer klien sama dengan ketika kita akan menambahkan alamat repositori baru. Ada 2 cara untuk mengkonfigurasi repositori. Yang pertama adalah menggunakan Synaptic Package Manager, sedangkan yang kedua adalah dengan langsung melakukan perubahan di file konfigurasi repositori.

Terus terang, saya lebih terbiasa melakukan dengan cara kedua walaupun dengan cara ini kita harus mengetikkan perintah langsung di terminal (atau bisa juga dengan cara membuka file browser dengan hak akses sebagai root). Buka terminal, kemudian ketikkan perintah:

sudo gedit /etc/apt/sources.list

Masukkan password jika diminta. Kemudian akan terbuka file konfigurasi repositori kita. Hapus semua tulisan disitu (Ctrl+A, Delete). Kecuali Anda memiliki alamat repositori lain, jangan hapus semuanya. Setelah itu masukkan alamat IP komputer server yang sudah kita konfigurasi sebelumnya. Cara mengeceknya adalah dengan mengetikkan perintah

ifconfig

pada komputer server. Setelah kita mengetahui alamat IP komputer server, tulis pada file repositori:

deb http://<alamat.IP.server&gt; maverick main multiverse universe restricted

Setelah selesai, kemudian simpan file tersebut, kemudian tutup aplikasi yang kita gunakan. Masih berada di terminal, sekarang yang harus kita lakukan adalah merefresh konfigurasi repositori, caranya ketikkan

sudo apt-get update

Kemudian komputer klien akan mengganti konfigurasi repositori yang lama dengan konfigurasi yang baru saja kita buat. Baru setelah itu kita bisa menginstal aplikasi-aplikasi yang kita butuhkan.

Iklan

Corat Coret

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

What’s this?

You are currently reading [TUTORIAL] Sharing Repositori Ubuntu at Sekedar Catatan Kaki.

meta

%d blogger menyukai ini: